Friday, June 13, 2014



Kita semua menyadari bahwa setiap bangsa mempunyai cita-cita luhur dan indah yang ingin dicapainya. Orang mengatakan bahwa cita-cita yang ingin dicapai oleh suatu bangsa mempunyai fungsi sebagai penentu dari tujuan nasionalnya. Lazimnya dalam usaha mencapai tujuan tersebut, bangsa bersangkutan menghadapi tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan yang senantiasa perlu dihadapi ataupun ditanggulangi. Oleh karena itu, suatu bangsa harus mempunyai kemampuan, kekuatan, ketangguhan dan keuletan. Umumnya inilah yang dinamakan ketahanan nasional, yang dapat juga disebut sebagai ketahanan bangsa.

  • Pengertian ketahanan nasional

 adalah kondisi dinamika, yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, Kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Ketahanan nasional diperlukan dalam rangka menjamin eksistensi bangsa dan negara dari segala gangguan baik yang datangnya dari dalam maupun dari dalam negeri. Untuk itu bangsa Indonesia harus tetap memiliki keuletan dan ketangguhan yang perlu dibina secara konsisten dan berkelanjutan.

  •   Tujuan dan Fungsi Ketahanan Nasional

a) Tujuan Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional diperlukan dalam menunjang keberhasilan tugas pokok pemerintahan, seperti tegaknya hukum dan ketertiban, terwujudnya kesejahteran dan kemakmuran, terselenggaranya pertahanan dan keamanan, terwujudnya keadilan hukum dan keadilan sosial, serta terdapatnya kesempatan rakyat untuk mengaktualisasi diri.

b) Fungsi Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional mempunyai fungsi sebagai:
(1). Daya tangkal, dalam kedudukannya sebagai konsepsi penangkalan, ketahanan nasional Indonesia ditujukan untuk menangkal segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap identitas, integritas, eksistensi bangsa, dan negara Indonesia dalam aspek: ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
(2). Pengarah bagi pengembangan potensi kekuatan bangsa dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan sehingga tercapai kesejahteraan rakyat.
(3). Pengarah dalam menyatukan pola pikir, pola tindak, dan cara kerja intersektor, antarsektor, dan multidisipliner. Cara kerja ini selanjutnya diterjemahkan dalam RJP yang dibuat oleh pemerintah yang memuat kebijakan dan strategi pembangunan dalam setiap sektor untuk mencapai tujuan nasional mewujudkan masyarakat adil dan makmur.




Indonesia sering sekali mendapat beberapa ancaman yang datang dari dalam maipun luar negeri, dikarenakan Indonesia masih dalam kondisi yang sangat kritis. Namun, hal ini dengan seiring berjalannya waktu, Indonesia dapat mengatasi semua ancaman dan masalah yang ada. Dengan adanya tekad bersama yang membuat bangsa Indonesia bersatu untuk membela Negara tercintanya ini. Salah satu contoh pemberontakan yang terjadi di dalam negeri ini adalah PKI, RMS, PRRI Permesta dan gerakan sparatis di Timor-Timur. Melihat kondisi ini, maka sangat diperlukan kondisi dimana bangsa Indonesia merasa aman dan selalu mempunyai antisipasi unstuck mencegah terjafinya hal-hal yang tidal diinginkan dalam Negara Indonesia ini.

  • Sifat Ketahanan Nasional

            a. Mandiri
sifat mandiri yang berarti bisa melakukan sendiri. Bangsa Indonesia percaya akan kekuatan yang mereka punya untuk melindungi negaranya dari segala macam bentuk ancaman. Tentu hal ini persatuan lah yang sangat mendasari.
b. Dinamis
ketahanan nasional tidak lah tetap pada kondisi yang itu saja, ini juga dapat terus semakin meningkat atau menurun, tergantung pada situasi dan kondisi Negaranya.
c. Manunggal
ini diartiakan memiliki perpaduan yang sangat baik, seimbang dan serasi antara seluruh aspek yang meliputi bangsa serta Negara Indonesia.
d. Wibawa
dengan adanya sifat manunggal diatas, ini berdampak baik unstuck bangsa serta Negara Indonesia. Karena itu dapat diperhitungkan oleh pihak lain yang membuat Indonesia dapat membawa Negara-nya kearah yang lebih baik. Serta memiliki daya tangkal yang besar. Karena semakin baik daya tangkalnya, maka semakin baik pula kewibawaannya.
e. Konsultasi dan kerjasama
mendengar kata konsultasi dan kerjasama pasti yang ada dalam pikiran kita adalah saling mendengarkan pendapat orang lain dan selalu bekerja bersama-sama dalam melindungi Negara-nya. Ya hal ini dibuktikan dengan tidal adanya sikap yang antagonis terhadap bangsa Indonesia yang satu dengan yang lainnya. Karena bangsa Indonesia lebih mengutamakan persatuan dari pada melakukan sendiri-sendiri.

  •  Asas Ketahanan Nasional


a. Asas kesejahteraan dan Keamanan
seperti yang telah dijelaskan diatas, kesejahteraan dan keamanan adalah hal yang paling mendasar yang harus didapatkan bangsa Indonesia sebagai warga Negara-nya. Biasanya ini menjadi tolak ukur mantap atau tidaknya ketahanan nasional di Negara tersebut.
b. Asas Komprehensif / menyeluruh terpadu
asas ini memiliki arti yaitu ketahanan nasional mencakup seluruh aspek yang yang sangat berkaitan satu sama lain yang mempunyai sifat serasi selaras dan terpadu satu sama lainnya.
c. Asas Kekeluargaan
Dalam asas ini mempunyai pengertian bahwa kita harus saling tolong-menolong, bersikap adil, saling tenggang rasa dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Hal ini sangat dibutuhkan untuk menjaga persatuan bangsa Indonesia satu dengan yang lainnya.
  •   Kedudukan Ketahanan Nasional

Ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual yang didasari oleh pancasila sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstitusional dalam paradigm pembangunan nasional. Jadi, ketahanan nasional ini juga memiliki konsep yang harus dipatuhi oleh masyarakat, kita jangan seenaknya saja dalam hal ini kareana berkonsep lah yang dapat mengarahkan kea rah yang baik agar tidal salah jalan.
  •  Konsepsi Ketahanan Nasional



- Ketangguhan
Ketangguhan yang dimaksud disini adalah ketangguhan seseorang untuk dapat bertahan kuat dalam beban atau masalah yang menggelutinya. Ini sangat kita perlukan agar kita bisa menjadi orang yang tidal gampang putus asa dan selalu semangat dalam menjalakan kehidupannya sehari-hari
- Keuletan
Yaitu kerja keras / usaha yang kita lakukan unstuck mencapai tujuan yang kita inginkan. Menjadi seseorang yang ulet itu sangat baik, karena dia bisa menaklukan semua rintangan / tantangan yang ada dihadapnnya dengan mudah, ya walaupun sedikit memerlukan kerja keras tapi ini sangat baik.
- Identitas
Adalah ciri khas suatu bangsa atau Negara secara keseluruhan. Dalam kehidupan di Negara ini, kita sebagai Warga Negara Indonesia mempunyai bermacam-macam ciri khas yang sangat unik. Tetapi, itu semua yang menjadikan Negara Indonesia adalah Negara yang memiliki banyak keragaman.
- Integritas
Ialah kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsure sosial maupun alamiah, baik bersifat potensial maupun fungsional.
- Ancaman
Ancaman yang dimaksud disini bukanlah ancaman pada hakikatnya, melainkan usaha yang bersifat merombak kebijaksanaan yang dilakukan secara konseptual, criminal dan politis
- Hambatan dan Gangguan
Adalah hal / usaha yang berasal dari luar maupun dari dalam diri sendiri. Ini dimaksudkan agar kita dapat mengontrol diri kita ketika kita mengalami hambatan serta gangguan yang menimpa diri kita sendiri.
Setelah kita melihat keseluruhan yang berhubungan dengan ketahanan nasional, maka kita dapat menyimpulkan bahwa ketahanan nasional ini membutuhkan pembinaan yang terpadu satu sama lain, pembinaan itu adalah :
    a. Peningkatan dan pengembangan Pancasila yang obejktif maupun subjektif
    b. Pancasila sebagai ideology terbuka perlu terus direlevansikan dan diaktualisasikan
c. Bhinneka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara bersumber dari Pancasila dan UUD 1945
d. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar Negara Republik Indonesia harus dihayati dan diamalkan secara nyata.
e. Pembangunan sebagai pengamalan Pancasila harus menunjukkan keseimbangan fisik material dengan pembangunan mental utnuk menghindari tumbuhnya materialism dan sekularisme
f. Pendidikan moral Pancasila ditanamkan pada diri anak didik dengan cara mengintegrasikan ke dalam mata pelajaran lain di sekolah.

  • Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional Pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Berdasarkan rumusan pengertian ketahanan nasional dan kondisi kehidupan nasional Indonesia sesungguhnya ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu.
hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan yaitu :
§  aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam
§  aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam.

  •  Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia


Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia, yaitu :
1.    Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam, untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional.
2.    Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga setiap warga negara Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut, karena bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. Hal itu tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta tanah air.


  • Landasan Ketahanan Nasional
1. Pancasila
2. UUD 1945
3. Wawasan Nusantara


  • Wajah dan Fungsi Ketahanan Nasional
1.Wajah Ketahanan Nasional
a. Sebagai Kondisi
b. Sebagai Doktrin Nasional
c. Sebagai Metode Pemecahan Masalah
2. Fungsi Ketahanan Nasional
a. Sebagai Doktrin Nasional atau Doktrin Perjuangan
b. Sebagai Pola Dasar Pembangunan Nasional
c. Sebagai Metode Pembinaan Kehidupan Nasional
d. Sebagai Sistem Kehidupan Nasional



  • Perwujudan Ketahanan Nasional


Perwujudan Ketahanan Nasional yang dikembangkan bangsa Indonesia meliputi (Bahan Penataran, BP7 Pusat, 1996):

a) Ketahanan ideologi, adalah kondisi mental bangsa Indonesia yang berdasarkan keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila yang mengandung kemampuan untuk menggalang dan memelihara persatuan dan kesatuan nasional dan kemampuan untuk menangkal penetrasi ideologi asing serta nilai-nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
b) Ketahanan politik, adalah kondisi kehidupan politik bangsa Indonesia yang berlandaskan demokrasi yang bertumpu pada pengembangan demokrasi Pancasila dan UUD 1945 yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas politik yang sehat dan dinamis serta kemampuan menerapkan politik luar negeri yang bebas aktif.
c) Ketahanan ekonomi, adalah kondisi kehidupan perekonomian bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 yang mengandung kemampuan menerapkan stabilitas ekonomi yang sehat dan dinamis serta kemampuan menciptakan kemandirian ekonomi nasional dengan daya saing yang tinggi dan mewujudkan kemakmuran rakyat yang adil dan makmur. d) Ketahanan sosial budaya, adalah kondisi kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia yang menjiwai kepribadian nasional yang berdasarkan Pancasila yang mengandung kemampuan membentuk dan mengembangkan kehidupan sosial budaya manusia dan masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, hidup rukun, bersatu, cinta tanah air, berkualitas, maju dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras, serasi dan seimbang serta kemampuan menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional.
e) Ketahanan pertahanan keamanan, adalah kondisi daya tangkal bangsa Indonesia yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan negara yang dinamis, mengamankan pembangunan dan hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan Negara dan menangkal semua bentuk ancaman.


Ketahanan Nasional sangatlah penting dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara karena Ketahanan Nasional merupakan kemampuan suatu bangsa dan negara untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa guna dapat mencapai kesejahteraan bangsa dan melanjutkan pembangunan yang berkesinambungan.
Ketahanan Nasional sangat dipengaruhi oleh Ketahanan dan Kestabilan dalam bidang:

• Politik
• Ekonomi
• Sosial Budaya
• Pertahanan Keamanan Nasional
Permasalahan yang Dihadapi dan Dampaknya pada Ketahanan Nasional dan
Akar Permasalahan Penyebab Timbulnya Krisis dan Rentannya Ketahanan Nasional. Berawal dari gejolak pasar uang yang sangat hebat berakibat pada krisis yang sangat mendalam di berbagai sektor.
Pada dasarnya krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia merupakan akibat dari:
• besarnya keinginan untuk menguasai pasar global tanpa dukungan infrastruktur teknologi serta sistem manajemen (pengelolaan sumber daya) yang kuat.
• cepatnya proses integrasi dunia usaha / perekonomian Indonesia ke dalam perekonomian global, tanpa pembangunan fondasi yang kokoh
• lemahnya dukungan instrumen kelembagaan yang efisien serta tertata baik
• kurangnya penguasaan di bidang infrastruktur teknologi industri yang tepat guna, yang mengandalkan keunggulan lokal.
• lemahnya akses pada jalur informasi global.
• lemahnya struktur pendanaan pada dunia usaha.
• lemahnya sistem pendidikan yang belum membuat masyarakat memiliki kemampuan dan kemandirian.
• lemahnya struktur industri, sehingga masih sangat tergantung pada negara lain, baik dalam hal impor bahan dasar, penguasaan teknologi maupun proses produksi.
• lemahnya daya saing, karena kurangnya penguasaan yang dapat menciptakan produk unggulan.
• lemahnya akses pasar global.
• kurang optimalnya pemanfaatan sumber daya, (sumber daya manusia maupun sumber daya alam).
• lemahnya tata pelaksanaan dan lembaga hukum.
Dampak Krisis Pada Ketahanan Nasional
• depresiasi Rupiah sebagai akibat dari gejolak pasar uang yang bersifat eksternal telah menciptakan suatu kondisi stagflasi dan instabilitas pada perekonomian Indonesia.
• depresiasi nilai tukar rupiah yang sangat tajam berdampak pada turunnya tingkat kepercayaan pada mata uang rupiah.
• penerapan tingkat suku bunga tinggi yang diharapkan dapat mengembalikan stabilitas nilai mata uang rupiah telah membuat turunnya kinerja dan bahkan tingkat likuiditas perbankan nasional sebagai akibat dari lemahnya sistem perbankan.
• hal ini membuat “matinya” pergerakan sektor riil sebagai akibat dari menurunnya kegiatan dunia usaha serta investasi secara drastis.
• krisis pada sektor riil telah menciptakan kepanikan pada tatanan masyarakat secara keseluruhan yang belum ditunjang oleh taraf pendidikan yang memadai, serta penguasaan akan akses jalur informasi membuat terciptanya krisis sosial.
• krisis sosial telah mengakibatkan meningkatnya kriminalitas dan kerusuhan sosial.
• dampak dari krisis sosial ini pada akhirnya juga telah mengakibatkan krisis kepercayaan pada pemerintahan yang ada.
• krisis kepercayaan menimbulkan gejala disintegrasi di berbagai wilayah.
• berbagai kerusuhan sebagai akibat dari krisis sosial telah membuat turunnya tingkat kepercayaan dari para investor, khususnya investor asing yang mengakibatkan larinya modal usaha secara besar-besaran dari dalam negeri.
• meningkatnya kriminalitas yang tidak didukung oleh sistem pertahanan dan keamanan yang baik membuat masyarakat tidak merasa mendapat jaminan rasa aman untuk melakukan produktivitas mereka sehingga memperparah kondisi sektor riil.
·         Beberapa faktor yang perlu ditingkatkan untuk memulihkan Ketahanan Nasional:

• Pengembangan sumber daya yang dimiliki dalam negeri (resource based), baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam dengan memberi perhatian jauh lebih besar pada sistem pelatihan maupun pengembangan (R&D).
• Sistem pendidikan yang siap pakai dan memiliki keterkaitan dengan sektor industri yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk pengembangan sistem pendidikan yang akrab teknologi informasi dari tingkat pendidikan terendah, serta kemudahan akses pendidikan tinggi hingga ke jenjang pendidikan tinggi yang akan meningkatkan daya saing sumber daya manusia.
• Penguasaan teknologi industri yang tepat guna dalam mendukung resource based industry.
• Penguasaan teknologi informasi dan akses ke jalur informasi.
• Struktur industri yang kuat dan menyeluruh dari hulu ke hilir, sehingga mampu mengurangi tingkat ketergantungan pada luar negeri.
• Kesediaan lapangan kerja yang juga bertumpu pada sumber daya yang dimiliki (resource based).
• Pelayanan Kesehatan yang baik bagi seluruh rakyat, merupakan kunci bagi berjalannya roda perekonomian maupun pembangunan nasional.
• Sistem Pertahanan dan Keamanan yang berpihak pada kepentingan masyarakat banyak, yang dapat memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian.
• Sistem Pemerintahan yang efisien dan kredibel dalam menjalankan fungsinya.
• Sistem perekonomian yang transparan dengan memanfaatkan jalur akses ke pasar global maupun ke seluruh sumber daya yang diperlukan secara lebih efisien (multi source).
• Sistem sosial politik yang transparan dan bersih melalui pelaksanaan sistem demokrasi.
• Alur Pengeluaran Pemerintah dalam bentuk subsidi yang transparan pada sektor-sektor yang tepat guna.
• Peran perusahaan-perusahaan swasta yang lebih besar dalam peningkatan perekonomian Indonesia.
• Sistem pendanaan dunia usaha yang tidak bertumpu pada pemilikan modal satu pihak ataupun hutang luar negeri, namun dengan memanfaatkan akses pendanaan dalam bentuk aliansi atau penyertaan modal yang akan mengurangi risiko serta kerentanaan bidang usaha terhadap gejolak.
• Sistem pendistribusian dan akses pasar internasional yang lebih baik.

Sunday, May 4, 2014

SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA
A.    KONSEP DASAR SISTEM PEMERINTAHAN
·         Sistem pemerintahan  adalah sistem yang dimiliki suatu negara dalam mengatur pemerintahannya.
·         Adapun kata “sistem pemerintahan” berasal dari gabungan dua kata, yaitu sistem dan pemerintahan. Sistem yang berarti susunan, tatanan, jaringan untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Pemerintahan yang berarti organ-organ atau badan legislatif, eksekutif dan yudikatif dalam rangkai mencapai tujuan pemerintah negara.
·         Sistem pemerintahan adalah sistem yang dimiliki suatu negara dalam mengatur pemerintahannya dan mempunyai tujuan untuk menjaga kestabilan negara.
·         Secara garis besar sistem pemerintahan selain bertujuan menjaga kestabilan negara juga untuk menjaga tingkah laku kaum mayoritas maupun minoritas serta menjaga fondasi pemerintahan dan menjaga kekuatan politik, pertahanan, ekonomi hingga keamanan oleh sebab itu menjadi sistem pemerintahan yang kontinu dan demokrasi.

B.     JENIS-JENIS SISTEM PEMERINTAHAN
·         Sistem Pemerintahan Parlementer
¨       Adalah sistem pemerintahan yang memiliki badan legislatif dimana anggotanya dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilu legislatif. Sedangkan anggota legislatif terdiri dari orang-orang yang berasal dari partai-partai politik yang memenangkan pemilihan umum.
¨      Sistem parlementer lahir dari pertanggungjawaban seorang menteri dimana seorang Raja jika terjadi perselisihan dengan rakyat maka yang bertanggung jawab adalah menteri tersebut dan Raja tidak dapat disalahkan.
¨      Dalam sistem parlementer kabinet bertanggung jawab penuh terhadap parlemen.
¨      Dalam sistem parlementer kepala pemerintahan diduduki oleh perdana menteri sedangkan kepala negara adalah presiden dalam negara republik atau raja dan sultan dalam negara monarki.
¨      Kepala negara tidak memiliki kekuasaan penuh dalam pemerintahan.
¨      Kelebihan dari pemerintahan parlementer adalah pembuatan kebijakan dapat dilakukan dengan mudah karena berasal dari satu partai atau koalisi. Cirinya yaitu adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga nantinya kabinet akan sangat hati-hati dalam menjalakan pemerintahan.
¨      Dalam sistem pemerintahan parlementer segala urusan pemerintahan dijalankan oleeh perdana menteri, presiden atau raja atau sultan hanya sebagai simbol kedaulatan dan keutuhan negara.
·         Sistem Pemerintahan Presidensial
¨      Sistem Pemerintahan Presidensial mempunyai konsep pemisahan kekuasaan sebagaimana dianjurkan oleh teori trias politika. Sistem ini menghendaki adanya pemisahan kekuasaan secara tegas. Khususnya badan eksekutif dengan badan legislatif.
¨      Teori John Locke ini kemudian dikembangkan oleh Montesquieu, menurut John Locke kekuasaan negara terpisah antara kekuasaan legislatif, eksekutif dan federatif. Dalam hal ini badan legislatif memiliki kekuasaan membentuk undang-undang sedangkan federatif memiliki kekuasaan untuk mengadakan kerja sama dengan negara lain.
¨      Ciri-ciri pemerintahan presidensial :
Ø  Penyelenggara negara berada di tangan presiden. Presiden tidak dipilih oleh parlemen tetapi dipilih langsung oleh rakyat.
Ø  Kabinet (dewan menteri) dibentuk oeh presiden. Kabinet bertanggung jawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen atau legislatif.
Ø  Presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen.
Ø  Presiden tidak dapat membubarkan parlemen.
Ø  Parlemen memiliki kekuasaan legislatif sebagai lembaga perwakilan rakyat.
¨      Ciri-ciri pemerintahan presidensial menurut S.L. Witman dan J.J. Wuest :
Ø  Berdasarkan prinsip pemisahan kekuasaan.
Ø  Eksekutif tidak memiliki kekuasaan untuk membubarkan parlemen.
Ø  Tidak ada hubungan saling bertanggung jawab antara presiden dan kabinetnya kepada parlemen.
Ø  Eksekutif dipilih oleh para pemilih (rakyat).
¨      Ciri-ciri pemerintahan presidensial menurut Jimmly Asshiddiqie :
Ø  Kedudukan kepala negara tidak terpisah dari jabatan kepala negara.
Ø  Kepala negara tidak bertanggung jawab kepada parlemen, melainkan langsung bertanggung jawab kepada rakyat yang memilihnya.
Ø  Presiden tidak berwenang membubarkan parlemen.
Ø  Kabinet sepenuhnya bertanggung jawab kepada presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan negara.
¨      Kelebihan sistem pemerintahan presidensial :
Ø  Badan eksekutif lebih stabil keudukannya karena tidak tergantung pada parlemen.
Ø  Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dalam jangka waktu tertentu.
Ø  Penyusun program kerja kabinet mudak disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatan.
Ø  Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen itu sendiri.

¨      Kekurangan sistem pemerintahan presidensial :
Ø  Pembuatan keputusan publik umumnya adalah hasil tawar  menawar badan eksekutif dan legislatif sehinga dapat terjadi keputusan yang tidak tegas dan memakan waktu yang lama.
Ø  Sehingga pertanggungjawaban tidak jelas.
Ø  Produk hukum yang belum banyak memihak kepentingan rakyat.
Ø  MPR, DPR dan DPD merupakan lembaga bermuatan politis sehingga keputusan yang diambil bergantung kepada rezim politik yang berkuasa disaat itu.
Ø  Pengawasan rakyat sangat kurang sehingga badan eksekutif bertindak dominan menjurus otoriter.
Ø  Jika anggota dari badan eksekutif dan legislatif bukan orang-orang jujur sudah pasti akan terjadi KKN ( Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

¨      3 Unsur sistem pemerintahan menurut Rod Haque :
Ø  Presiden dipilih rakyat
Ø  Masa jabatan yang tetap bagi presiden dan dewan perwakilan.
Ø  Tidak ada keanggotaan yang tumpang tindih antara eksekutif dan legislatif.
·         Sistem Pemerintahan Negara Komnis :
¨      Kabinet dipimpin oleh kepala pemerintahan yang dijabat secara ex officio oleh pimpinan partai komunis mulai dari pusat hingga daerah.
¨      Kabinet Koalisi yaitu kabinet yang dibentuk oleh presiden dengan mengambil berbagai menteri yang berasal dari bermacam partai politik.

C.     SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
·         Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Sebelum Diamandemen.
¨      Tujuh ( 7 ) Kunci Pokok Sistem Pemerintahan Negara
Ø  Indonesia adalah negara berdasarkan atas hukum
Ø  Sistem Konstitusional
Ø  Kekuasaan negara tertinggi ditangan Rakyat.
Ø  Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat
Ø  Presiden adalah penyelenggara pemerintahan negara yang tertinggi.
Ø  Menteri negara ialah pembantu presiden dan tidak bertanggung jawab pada DPR.Kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas.
¨      Pokok- pokok sistem pemerintahan Indonesia
Ø  Bentuk negara kesatuan dengan prinsip otonomi daerah yang luas.
Ø  Bentuk pemerintahan adalah republik sedangkan sistem pemerintahan adalah presidensial.
Ø  Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Presiden dan Wakil Presiden dipilih dan diangkat oleh MPR untuk masa jabatan 5 Tahun.Namun sejak tahun 2004 Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket pemilihan.
Ø  Kabinet atau menteri diangkat oleh presiden dan bertanggung jawab kepada presiden.
Ø  Parlemen terdiri atas dua bagian yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Ø  Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi serta badan peradilan dibawahnya.
·         Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pemerintahan Indonesia.
¨      Kelebihan Sistem Pemerintahan Indonesia
Ø  Presiden dan menteri selama masa jabatannya tidak dapat dijatuhkan DPR.
Ø  Pemerintah punya waktu untuk menjalankan programnya dengan tidak dibayangi krisis kabinet.
Ø  Presiden tidak dapat memberlakukan dan membubarkan DPR.
Ø  Presiden dapat mengendalikan seluruh penyelenggaraan pemerintahan.
Ø  Presiden mampu menciptaka pemerintahan yang kompak dan solid.
Ø  Sistem Pemerintahan lebih stabil dan tidak mudah jatuh atau berganti.
Ø  Konflik dan pertentangan antar pejabat negara dapat dihindari.
¨      Kelemahan Sistem Pemerintahan Indonesia
Ø  Ada kecenderungan terlalu kuatnya otoritas dan konsentrasi kekuasaan ditangan presiden.
Ø  Sering terjadinya pergantian para pejabat karena adanya hak preogratif presiden.
Ø  Pengawasan rakyat terhadap pemerintah kurang berpengaruh.
Ø  Pengaruh rakyat terhadap kebijasanaan politik kurang mendapat perhatian.
Ø   
D.    PERBANDINGAN SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA
·         Negara Penganut Sistem Presidensial
¨      Amerika Serikat
Ø  Amerika Serikat adalah suatu negara Republik Federasi yang demokratis.
Ø  Sebagai negara fedrasi maka terdapat pembagian kekuasaan konstitusional antara emerintah federal (serikat) dan pemerintah negara bagian.
Ø  Pemerintahan oleh rakyat dengan adanya pemilihan umum.
Ø  Terdapat pemisahan kekuasaan yang tegas antara legislatif, eksekutif dan yudikatif
Ø  Mahkamah Agung bebas dari pengaruh kedua badan lainnya (legislatif & eksekutif).
Ø  Suprastruktur politik ditopang oleh infrastruktur politik yang menganut sistem bipartisan.
¨      Indonesia
Ø  Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi dimana sesuatu dalam negara itu langsung diatur dan diurus oleh pemerintah pusat dan daerah-daerah tingal melaksanakanya.
Ø  Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi dimana kepada daerah diberikan kesempatan dan kekuasaan untuk mengurus rumah tangganya sendiri yang dinamakan daerah swatantra. (Kansil, 2001).
Ø  Negara Indonesia adalah negara hukum.
Ø  Sistem Konstitusional
Ø  Kekuaasaan negara tertinggi berada ditangan MPR.
Ø  Presiden ialah penyelenggara pemerintah negara yang tertinggi menurut UUD 1945.
Ø  Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR.
Ø  Menteri negara ialah pembantu presiden.
Ø  Kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas.
·         Negara Penganut Sistem Parlementer.
¨      Inggris
Ø  Negara Kesatuan
Ø  Konstitusi adalah hukum dasar yang memberikan dan membatasi kekuasaan untuk memerintah dan tidak tertulis.
Ø  Kekuasaan tidak dipisahkan tetapi bercampur baur.
Ø  Parlemen adalah bikameral terdiri dari Majelis Rendah dan Majelis Tinggi.
Ø  Kabinet adalah kelompok inti menteri-menteri yang dikepalai oleh  perdana mentri.
Ø  Her Majesty Opposition adalah prinsip fundamental kedua dari konstitusiyang tak tertulis.
Ø  Mahkota hanalah tituler bukanlah kekuasaan politik.
Ø  Dinas Sipil ialah pegawai karier yang mengadministrasikan hukum dan mengimplementasikan kebijakan eksekutif dan parlementer.
Ø  Pemerintah Daerah sampai titik tertentu didesentralisasikan dengan kekuasaan hukum ditangan  Councill.
Ø  Badan peradilan ditunjuk oleh kabinet.
Ø  Habeas Corpus adalah hak sipil yang fundamental.
Ø  Peraturan Hukum terdiri dari 4 prinsip
§  Huku yang dibuat oleh arlemen mempunyai supremasi absolut atas kebijakan pemerintah yang menyangkut rakyat.
§  Kesamaan didepan hukum, kelas-kelas dianggap subjek yang sama oleh hukum.
§  Konstitusi adalah akibat , bukan sebab dari hak individu
§  Negara kesejahteraan karean rakyatnya telah sepakat bahwa mereka harus mempunyai standar minumum dalam kesejahteraan ekonomi dan sosial.
¨      Prancis
Ø  Prancis adalah negara kesatuan tetapi konstitusi Prancis lebih kaku.
Ø  Konstitusi adalah tertulis.
Ø  Pemisahan kekuasaan nampak agak jelas. Legislatif ditangan parlemen. Eksekutif ditangan presiden dan Yudikatif ditangan badan kehakiman.
Ø  Parlemen adalah bikameral terdiridari sidang nasional dan senat tidak terdapat parliament sovereignity.
Ø  Kabinet terdiri dari dewan menteri yang dipimpin oleh perdana mentri.
Ø  Dewan Konstitusi yaitu suatu dewan yang beranggotakan 9 orang yang diangkat secara sama oleh Presiden.
§  Ketua Assemblee dan Ketua senat bertugas sbb :
·         Mengawasi ketertiban dalam proses pemilihan presiden dan parlemen.
·         Mengawasi pelaksanaan referendum.
Ø  Mengawasi agar tidak ada undang-undang yang bertentangan dengan konstitusi.
Ø  Civil Service terdiri dari pegawai karir yang menerjemahkan kehendak parlemen kedalam hak kehidupan dan memaksakan kewajiban kepada orang-orang Prancis.
Ø  Pemerintahan daerah dilaksanakan dengan sistem dekonsentrasi bersamaan dengan dsentralisasi dan memiliki daerah departemen dan commune.
Ø  Kekuasaan peradilan berada ditangan para hakim yang diangkat oleh eksekutif.
¨      Jepang
Ø  Pemilihan untuk keanggotaan Majelis Tinggi dari Diet Nasional.
Ø  Referendum reguler untuk menentukan usul perubahan konstitusi tetapi perubahan konstitusi belum pernah terjadi di Jepang.
Ø  Referendum reguler untuk menentukan pejabat Mahkamah Agung.
¨      Cina
Ø  Dari sudut pandang warga negara unit yang paling penting adalah unit yang ada dibawah tingkat pemerinahan dasar. Unit ini meliputi kantor kantor polisi dan kantor kantor cabang kecil yang dibentuk oleh pemerintah tingkat dasar dan berbagai unit pemukiman dan produksi seperti desa,toko dan koperasi.
Ø  Sejak 1949 Cina pernah memiliki 4 Konstitusi yaitu diberlakukan pada tahun 1954,1975,1978 dan 1982 semua kekuasaan negara berada ditangan rakyat yang menjalankan kekuasaanya melalui Kongres Rakyat Nasional.
Ø  Kongres Rakyat Nasional juga memiliki wewenang resmi atas berbagai masalah penting yang dapat mempengaruhi bangsa seperti keuangan, perencanaan ekonomi dan pernyataan perang.

E.     PENGARUH SISTEM PEMERINTAHAN TERHADAP NEGARA LAIN
·         Sistem Pemerintahan suatu negara bisa menjadi bahan perbandingan dengan negara lain.
·         Negara dapat menemukan beberapa persamaan dan perbedaan antar sistem pemerintahan dengan tujuan agar dapat mengembangkan suatu sistem pemerintahan yang dianggap lebih baik dari sebelumnya.
·         Sistem pemerintahan juga bisa diadopsi menjadi bagian dari sistem pemerintahan negara lain.

Sumber :
http//:www.wikipedia.org/sistem pemerintahan
Bambang S. Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMA Kelas XII. Surakarta: Grahadi